Life Update #05


Disclaimer: ini hanya cuitan gue terhadap layar laptop. Tak lebih. Jadi anggap saja sedang ngomong sendiri. 

Lebih dari setahun gue nggak pernah mengunjungi blog ini lagi. How's life? Never been enough, as usual. Too much is going on this year. But I promise that I will vomit everything here, today.

People will stab you in the back and ask why you're bleeding

Entah ada angin apa gue ingin mengutip kalimat diatas. Tapi yang gue rasakan setahun terakhir, ya kaya gitu lah kira kira. Bingung mulai darimana, beberapa orang yang senang bergunjing ini sangat bisa digambarkan dengan kalimat tersebut. Di tahap ini, gue sangat sadar, gue mengalami gejolak, yang sebenarnya udah sering, tapi yang ini kok ya kaya mau meledak banget.

Ditambah, insting self-reflect gue akhir akhir ini, anggap aja kemampuan intrapersonal gue, lagi diatas awan banget. Ngefly. Parah. Berantakan deh itu semua karena gue jatuhnya nggak pake aba aba.

To the point, setahun belakangan jadilah gue merasa bahwa gue bukanlah "gue". Gue ditahun ini banyak bapernya, banyak nahannya, banyak ngacanya. Pokoknya banyak lah. Cuma gue lupa apa aja. Udah gitu. Mau putus asa banget ini rasanya. Nggak tahu, bingung banget, banget. Ini kaya gue nulis sekarang ini, kacau. Sama kaya kamar gue.

Tapi, nggak seru lah kalau begitu doang ceritanya. Well, setelah mikir satu semester terakhir, gue mulai merasa bahwa bukan gue itu, ya gue. Bingung kan? Gue juga masih gitu sih. Intinya, I'm trying to be a better person, terserah dari segi apanya. Wong masih banyak hal yang perlu diperbaiki, kaya lampu kamar gue yang tiba tiba mati nih. 

Kutipan tadi juga sebenarnya hanya kutipan. Sama kaya yang ini. Gue suka sih


Never explain yourself. Your friends don't need it. Your enemies won't believe it

In the end, I don't have any story to tell.  

No comments