Social Media

Review Drama: The K2 (2016)


Bercerita tentang Kim Je Ha (Ji Chang Wook), seorang former tentara yang kabur karena dituduh membunuh warga sipil sehingga menjadi buronan Interpol. Sampai di Korea, ia direkrut menjadi pengawal pribadi oleh Choi Yoo Jin (Song Yoon A). Choi Yoo Jin adalah seorang anak perempuan dari keluarga chaebol sekaligus istri dari kandidat presiden Jang Se Joon (Cho Seong Ha). Sementara, Go An Na adalah anak Jang Se Joon yang disembunyikan dari publik. Ia menjadi harapan dan ancaman bagi Jang Se Joon, Choi Yoo Jin, dan Kim Je Ha.

Akhirnya, drama bertemakan action hadir kembali, dan pemainnya adalah Ji Chang Wook yang sebelumnya main di drama dengan genre yang sama, yaitu Healer (2014). Untuk aktingnya, tidak perlu diragukan lagi karena pas nonton Healer saya terkesima banget sama karakternya. Alasan utama saya nonton drama ini juga karena pemain utamanya, Ji Chang Wook dan Yoona, yang notabene nya artis dengan pengalaman di bidangnya.

Drama yang satu ini saya rekomendasikan untuk para pecinta drama korea bertema action. Kenapa? Karena Ji Chang Wook nya keren, wajah dan akting tentu saja. Belum lagi pemeran utama wanita yang diperankan oleh Yoona. Ia sebelumnya sempat dibilang netizen aktingnya buruk (karena acting-dol), kini lebih baik dan makin dipuji banyak orang. Sekaligus jalan cerita dan konflik yang menarik diantara para pemainnya. Ada banyak adegan lucu disela sela seriusnya konflik politik pemilihan presiden.

Di episode pertama, diceritakan asal mula kenapa Go An Na jadi anak presiden yang harus disembunyikan dari publik (Kenapa? Silahkan nonton episode pertama ya). Akhirnya Go An Na disembunyikan ke spanyol, berkali kali ia berusaha kabur dari pengawasnya disana.


Disisi lain, Kim Je Ha mengobati dirinya yang punya luka tembak. Ia bersembunyi di sebuah hotel di Spanyol. Setelah mengobati lukanya, ia pergi menuju stasiun kereta. Ia berjalan sambil menghindari polisi dan kamera cctv yang bisa menangkapnya.


Di stasiun kereta, pertama kalinya interaksi antara Go An Na dan Kim Je Ha terjadi. Disini Go An Na meminta tolong kepada Kim Je Ha untuk menolongnya karena sesama warga Korea Selatan. Belum menjawab permintaan Go An Na, pengawas yang mencari dia menemukannya. Go An Na kabur menghindari si pengawas. Ia pun berlari lari di sepanjang peron kereta.


Kembali ke Korea Selatan, Kim Je Ha bekerja serabutan untuk menghidupi dirinya. Ia saat itu bekerja untuk memperbaiki spanduk kandidat presiden Jang Se Joon yang terlepas karena angin. Sempat dilarang masuk oleh pengawal gedung (karena sedang ada Jang Se Joon di gedung tersbut), Kim Je Ha bisa masuk karena dibela oleh nenek cleaning service yang bertugas saat itu. Kim Je Ha akhirnya bergegas mengerjakan tugasnya.


Disaat yang sama, Jang Se Joon ternyata sedang bersama wanita bayaran untuk menemani malamnya. Sambil menonton istrinya yang sedang tampil di tv, ia minum wine bersama si wanita. Wanita ini merayu Jang Se Joon untuk bermain dengannya dengan mematikan siaran tv. Disaat itu juga Kim Je Ha memergoki Jang Se Joon dan si wanita. Kepergok Kim Je Ha, Jang Se Jonn menghentikan permainannya dan menyadari bahwa ia dijebak oleh si wanita. Sementara Kim Je Ha tetap melanjutkan pekerjaannya.


Si wanita ini ternyata datang dengan banyak pria bertopeng dan melawan para pengawal yang ada di gedung tersebut. Si nenek yang membersihkan ruangan pun juga menjadi korban para pria bertopeng tersebut. Merasa empati karena si nenek terluka, Kim Je Ha menghancurkan kaca jendela dan melawan seluruh pria bertopeng.


Choi Yoo Jin yang saat itu sudah selesai menghadiri wawancaranya di stasiun tv mendapatkan laporan tentang insiden yang terjadi. Jang Se Joon juga menelponnya Choi Yoo Jin, memintanya untuk mengatasi Kim Je Ha karena memergoki dirinya sedang berada di kamar bersama seorang wanita bayaran. Tidak ingin adanya berita skandal, Choi Yoo Jin memerintahkan pengawalnya untuk menangkap Kim Je Ha. Sayang, Kim Je Ha terlalu pandai melawan pengawal-pengawal tersebut, diselingi adegan action. Kim Je Ha berusaha kabur dari usaha penangkapan tersebut.


Di akhir episode pertama, Go An Na kembali kabur dan hampir ditabrak sebuah mobil. Disinilah ia kembali mengingat masa lalunya.


Secara keseluruhan, saya suka drama ini karena cerita antara Go An Na dan Kim Je Ha yang saya ekspetasikan terwujud, sampai akhirnya cerita ini punya ending yang, saya kira akan menggantung seperti drama pada umumnya. Tapi ternyata justru happy ending dengan porsi sama rata. Protagonis dan Antagonis punya karma hidup masing-masing, gitu.

Nggak cuma romantis dan action, serta political, ada beberapa adegan lucu yang ditampilkan di drama ini. Misalnya adegan Go An Na dan Kim Je Ha, bukannya romantis tapi lucu karena Go An Na nggak pernah suka sama cowok sebelumnya. Atau saat berinteraksi dengan pengawal JSS lainnya. Saya suka alur ceritanya. Saya juga suka alur konfliknya sehingga pemeran antagonisnya bertahan sampai episode terakhir. Ada pemeran lain yang ternyata lebih jahat daripada Choi Yoo Jin, ada. Dan tentu saja akting-akting pemerannya yang sangat mendalami masing-masing karakter.

Monggo check teasernya biar nggak penasaran.


Post a Comment

Instagram

Theme by BD