Social Media

Choosing A Blog Niche


Mungkin banyak orang yang paham dilema saya ketika menulis blog post hari ini. Ya, challenge nya hari ini berbicara tentang tema blog, atau istilah keren-nya, blog niche. Mungkin banyak orang yang sependapat juga sama saya, ketika memulai menulis blog, kita belum paham benar ingin berbicara tentang apa. Tenang, saya juga masih mengalami masa itu. 

Karena awal saya menulis blog pun bukan karena ada blog niche yang ingin saya bicarakan. Ya, saya hanya membuat blog sebagai online journal. Sampai akhirnya saya mulai blogwalking ke blog-blog lain yang menurut saya, lebih ter-struktur dari layout sampai konten tulisannya. Kok bisa? Ah, mereka punya blog niche.

Blog niche itu apa?

Niche adalah istilah lain untuk mengartikan “topik” yang dibahas di sebuah blog. Topik atau pembahasan dalam suatu blog memegang peran penting dalam SEO serta kenyamanan pengunjung yang ingin mencoba mengikuti blog anda - diskusi.sahabatcloud.id

Why You Have To Choose A Blog Niche

Ternyata menentukan niche sepenting itu loh, karena berpengaruh terhadap SEO hingga pembaca yang kemungkinan akan jadi followers kamu di masa depan. Selain lebih ter-struktur pembaca akan lebih nyaman saat mencari dan membaca sebuah topik, apalagi kalau ternyata blog kamu membahas lebih dalam topik tersebut. Bayangkan kalau seorang pembaca mampir ke blog kamu dan menemukan bahwa blog post kamu berantakan atau tidak sesuai dengan topik yang ingin dicari si pembaca. Hal ini justru malah membuat pembaca tidak kembali karena mengetahui blog post yang kamu bicarakan terlalu luas, atau tidak ada niche nya. Seperti toko dengan spesialisasi barang dagangannya, begitu juga dengan blog kamu yang memiliki niche.

Terus bagaimana caranya? Gimana kalau masih bingung untuk menentukannya? Apalagi saya nulis blog memang untuk mencurahkan isi hati aja. Percayalah, saya juga begitu, saya pun masih mencoba mencari blog niche yang sesuai karena banyak hal yang ingin saya bahas lewat blog ini. Mungkin dengan memikirkan beberapa hal berikut kamu mulai bisa menentukan niche untuk blog kamu sendiri.

Hal yang senang kamu bicarakan. Minat, hobi, passion, atau hal apapun yang kalian sukai bisa jadi niche untuk blog kamu kok. Selain kamu sendiri sebagai penulis konten yang antusias dengan topik yang kamu bicarakan, kamu juga bisa membawa para pembaca mendalami topik tersebut bersama-sama. Menurut saya, bertemu dengan orang-orang yang memiliki passion yang sama itu seperti kebahagiaan sederhana, karena itu artinya, saya nggak sendiri. Sound weird but it’s a fact. Apalagi kalau ternyata topik yang kamu bahas ini peminatnya memiliki skala lebih kecil.

Hal yang kamu kuasai. Poin tambahan untuk kamu yang memiliki keahlian di bidang tertentu. Kamu bisa membuat blog niche dari keahlian yang kamu kuasai. Seperti digital marketing, atau hal-hal yang berkaitan dengan teknologi, bisa dijadikan sebagai topik untuk dibahas pada blog kamu. Atau kalau kamu sering banget traveling, boleh banget membagikan tips and trick untuk para pemula yang ingin travelling. Tulisan tulisan ini akan banyak dikunjungi pembaca karena berarti akan banyak memberikan pengetahuan baru.

Hal yang profitable. Saya pernah beberapa kali mengunjungi website milik Melyssa Griffin, ia adalah salah satu orang yang memanfaatkan sebuah blog menjadi sesuatu yang profitable. Apa yang ia bahas dalam blog-nya? Ia mengajak dan berbagi ilmu kepada para pembacanya bahwa kita, bisa menghasilkan uang lewat blog. Ia juga membahas hal-hal yang berkaitan seperti blogging, entrepreneurship, social media, bahkan self-development juga. Ia bahkan membagikan transparency income dan expense blog nya.

Sedangkan selama saya mengembara dengan blogwalking ke beberapa blog, saya juga mulai menemukan pencerahan tentang blog niche yang saya sukai, seperti. 

Twenties
Waktu itu, saya kepikiran untuk mencari blog yang sering dibaca oleh wanita seusia saya. Terimakasih untuk Sam Brown, saya menemukannya. Ia membuat blog list yang wajib kalian baca, para wanita usia 20-an. Terlihat dari sini Sam memilih audience berusia 20-an sebagai pembaca blogpost ini, and I’m one of them. Semenjak baca tulisan itu, saya mulai berpikir bagaimana jika saya melakukan hal yang sama. Karena kita sebagai wanita berusia 20-an ini suka salah arah, bahkan belum menemukan arah yang cocok dengan kita. Blog niche seperti twenties bisa jadi referensi untuk mulai menentukan blog niche.

Minimalist
Kalau blog niche yang ini, personally adalah topik yang saya sukai. Bukan berarti saya membenci maximalist, tapi saya menemukan secercah kebahagiaan ketika memanfaatkan barang-barang yang sudah ada tanpa harus menambahnya lebih banyak. Menjadi minimalist sendiri sudah diterapkan dari keluarga saya yang memang jarang menimbun barang, kecuali barang itu masih bisa digunakan di masa depan. Kalau kalian berkunjung ke rumah saya suatu hari nanti, kalian pasti paham kenapa saya menyukai blog niche ini.

Zero-Waste
Sedangkan untuk blog niche yang satu ini baru saya ikuti beberapa bulan yang lalu, menurut saya, zero-waste dan minimalist saling berkaitan satu sama lain. Saya pun masih mencoba untuk menerapkan gaya hidup satu ini, dimulai dengan meminimalisir penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menjadikan zero-waste sebagai blog niche, saya menemukan pembahasan bagaimana zero-waste diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, atau dengan tips&trick dalam mengurangi sampah yang tidak bisa didaur ulang.

Journaling
Sejak bergabung dalam komunitas Planner Addict Indonesia saya mencoba mendalami hobi saya yang satu ini, termasuk mencari informasi lewat blog yang membahas topik tersebut. Saat ini, saya lebih berfokus mencari informasi dan inspirasi dalam menulis Bullet Journal. Tapi sebenarnya, masih banyak jenis journal atau planner lain kok. Kalian bisa mengunjungi atau bergabung langsung ke komunitas PAI yang aktif di line square dengan menghubungi contact person-nya langsung lewat instagram.

Personal Development 
Blog niche tentang personal development termasuk niche yang digemari oleh banyak orang loh. Blog dengan topik ini banyak membagikan tips dan trick untuk mengubah kebiasaan kamu. Kalau saya sendiri, berusaha mencari tips dan trick untuk mengubah kebiasaan procrastinate saya dan menambah semangat saya dalam melakukan hal-hal produktif. Blog yang membahas niche ini juga lumayan banyak, karena itu tadi, peminatnya banyak.

So, what's your favorite niche for a blog? 

image credit: Photo by rawpixel.com from Pexels

Post a Comment

Instagram

Theme by BD