Social Media

5 Things You Need To Know Before Becoming A Full-Time Blogger


Bekerja sebagai seorang blogger, adalah cita-cita kecil saya ketika mengenal pekerjaan tersebut. Namun jika dihadapkan dengan pilihan menjadi full-time blogger atau part-time blogger, yang mana yang akan saya pilih? Bukan keputusan sulit karena ini hanya berandai-andai, siapa yang tahu kan pilihan saya hari ini akan mengubah sekian persen hidup saya nanti? Kita lihat keseriusan saya menulis blog.

Saya akan memilih menjadi seorang part-time blogger. Ada beberapa alasan mengapa saya memilih bekerja sebagai seorang part-timer. Hal-hal berikut ini perlu kamu ketahui sebelum memutuskan menjadi seorang full-time blogger.

CONSISTENCY
Menjadi seorang blogger yang konsisten adalah kunci utama menjadi full-time blogger. Saya? Masih jauh untuk bisa disebut konsisten, nulis untuk ikutan challenge blogger perempuan aja masih bolong-bolong. Sedangkan konsisten sendiri diartikan dengan terus-menerus berusaha sampai suatu pencapaian berhasil.

PATIENCE
Sudah harus konsisten, sabar pula. Memang tidak ada yang instant, guys, kecuali pop mie yang 3 menit langsung matang. Menulis blog itu seperti bercocok tanam, ada banyak proses yang harus dilakukan untuk mendapat buah yang manis. Seperti buah yang manis, traffic blog adalah salah satu aspek nilai sebuah blog. Jumlah followers, comment, bahkan seberapa sering kamu update blogpost itu akan mempengaruhi seberapa lama consistency dan patience yang harus kamu miliki.

NETWORK
Menjadi seorang full-time blogger pun harus memiliki network yang luas. Namanya juga bekerja, apalagi blogger yang menurut saya harus independent dalam berbagai hal. Network ini sangat membantu mulai dari client sampai followers yang membaca tulisan kamu itu adalah network kamu. Kamu juga bisa mengumpulkan network melalui komunitas seperti blogger perempuan.

BUSINESS
Bekerja sebagai full-time blogger adalah sebuah profesi, maka penghasilan kamu berasal dari menulis blog. Untuk saya pribadi, menulis blog masih menjadi hobi dan menjadi side-job sehari-hari saya dikala stres dengan full-time job saya saat ini. Seperti membangun perusahaan, blog kamu membutuhkan modal seperti untuk membeli domain atau membangun image blog dengan menulis sesuai niche, dsb.

FAILURE
Kalau keempat hal sebelumnya sudah kamu lakukan. Kamu harus siap dengan hal yang satu ini, gagal. Blogger pun bisa menghadapi kegagalan, mengingat pekerjaan ini tergolong independent. Walaupun begitu, kembali lagi bagaimana merespon kegagalan tersebut. Jangan langsung menyerah dan berusaha bangkit kembali it's the best respon to overcome failure.


image credit: Photo by Pixabay from Pexels

Post a Comment

Instagram

Theme by BD