19.18

 


Menemui tanggal 18 agustus untuk ke sembilan belas kalinya, it's It's really my first time to go watch movie, in cinema, alone. The first thing I concern is how to buy the ticket, do I really say just buy one? Because it's all I need. With such belief, I bought the ticket.

It's normal, tidak ada tatapan aneh dari kasir, nggak ada orang yang komentar bisik-bisik. Everything is fine, dari masuk ke dalam teater, film dimulai, sampai kelar. Kebetulan waktu itu gue nonton Divergent and I just can't wait any longer. Ada beberapa alasan kenapa akhirnya gue memutuskan buat nonton sendirian, untuk pertama kali.

Pertama, gue lagi bosen dan ingin membunuh weekend lebih cepat dari biasanya. Gue lagi balik ke rumah dan gue juga bingung mau pergi kemana, sama siapa, teman di sekitar juga nggak selamanya bisa menemani. Ah, lebih kearah sebenarnya mencoba menguji kemampuan diri sendiri, apa bisa atau tidak hidup tanpa perlu bantuan orang lain? Toh yang ingin senang-senang cuma kamu ini.

Kedua, gue mau aja gitu sekali-kali quality dan me time diwaktu yang sama. Kapan lagi coba menghabiskan waktu untuk diri sendiri? Karena nggak bisa dipungkiri, ketika lo bersama orang lain, lo juga harus memikirkan kemauan orang itu kan?

Ketiga, selain nonton sendiri, gue mencoba untuk makan sendiri. Kali ini pilihannya jatuh ke restoran fast food sebagai tes pertama gue yang juga belum pernah makan diluar sendirian. Alhasil, mungkin ada beberapa orang yang memerhatikan, namanya juga duduk di tempat umum, sendirian pula. Tapi gue kaya mulai bodoh amat. Kan gue bayar makanan gue sendiri, emang sih agak repot karena harus nunggu dan cari tempat duduk sendiri. Tapi tidaklah terlalu buruk.

Mungkin diluar sana banyak orang yang sudah terbiasa melakukan semuanya sendiri. Tapi buat gue yang dari dulu cenderung, ngajak orang biar nggak sendirian, is another challenge for me. Kalau dipikir pikir sepele, eh ternyata nggak cuma gue doang yang begini, diluar sana juga masih banyak yang merasa tidak percaya diri untuk melakukan sesuatu sendiri. Padahal nggak ada yang salah. And yes for you, jangan judge orang yang lagi sendirian itu aneh-aneh. It's BIG NO.

Hopefully in the future I gonna share some experience to encourage people like me, who tends feel anxious if you are alone.



Image by Rowan Chestnut on Unsplash

Comments

Form for Contact Page (Do not remove)