Review Drama Series: Kingdom (2019)

Sebelum memulai review tapi seperti akan bercertia panjang lebar *spoiler alert*

Nonton trailernya dulu.

Menceritakan Kerajaan Joseon yang waktu itu dipimpin seorang Raja, tapi sakit. Iya, si Raja sedang sakit dan diisolasi selama 10 hari sehingga tidak ada yang boleh menemuinya, termasuk anaknya sebagai pewaris tahta, Pangeran Lee Chang. Tapi nggak gitu sih, lebih ke arah Lee Chang yang dilarang bertemu karena ibunya, Ratu Cho, dan ayah Ratu, Menteri Cho Hak Ju, masih bisa bertemu Raja.

Tapi emang sebenarnya Raja sakit apa sih? Sakit parah sampai nggak boleh ditemui sembarang orang. Alias sudah mati tapi hidup lagi sebagai monster yang bangun saat malam dan makan manusia. Heuh. Sedangkan diluar istana, rumor kematian sang Raja berhembus diantara penduduk yang tinggal. Pemimpin tentara kerajaan, sekaligus anak lelaki Menteri Cho Hak Ju, Cho Beom Il, nggak tinggal diam buat membasmi rumor itu. Ya karena keluarga Cho ini nggak mau kalau sampai ada berita Raja meninggal.

Turns out, para scholar di Hanyang lah yang menyebarkan rumor tersebut. Itupun dipicu satu orang yang sangat meyakini Raja telah meninggal tapi beritanya ditutup-tutupi. Yes, siapa lagi kalau bukan Pangeran Lee Chang.

Lee Chang ini sebenarnya penasaran sama keadaan ayahnya, bukan masalah tahtanya yang lagi berusaha direbut ibu dan keluarga klan Cho. Intinya doi penasaran banget lah sampai nyuruh pengawal pribadinya untuk mencuri buku diary dokter kerajaan. Dia pun diam-diam ke istana untuk mencoba bertemu ayahnya. Sayangnya, ia malah melihat bayangan monster dan nggak berhasil bertemu ayahnya. Tapi pengawalnya, Moo Young, berhasil mengambil buku diary dokter kerajaan.

One thing for sure, kesehatan Raja nggak tertulis jelas disitu. Menuju sehat atau malah makin buruk. Pusing lah Lee Chang, tapi si Moo Young malah menemukan nama Lee Seung Hee, dokter kerajaan yang sebenarnya sudah resign tiga tahun lalu. Of course ini jadi petunjuk baru buat Lee Chang, dengan masalah yang emang lagi kacau banget di Hanyang, pergilah dia bersama Moo Young ke Jiyulheon, Dongnae, tempat Lee Seung Hee tinggal.

Sementara di Jiyulheon, ada Seo Bi, perawat yang tinggal dan bekerja disana untuk mengobati para pasien Lee Seung Hee. Selama ditinggal Lee Seung Hee, kondisi pasien-pasien ini sebenarnya nggak bisa membaik lantaran pasokan makanan yang nggak ada. Sehari-harinya hanya mengandalkan tumbuhan yang dicari Seo Bi dan perawat lainnya.

Suatu hari Lee Seung Hee akhirnya pulang membawa peti yang ternyata adalah Dani, perawat yang ikut Lee Seung Hee ke Hanyang ini meninggal akibat monster Raja yang mengigitnya. Lee Seung Hee sudah keburu stres dengan kejadian itu dan mengunci diri sesampainya di Jiyulheon. Seo Bi pun bingung dengan kematian Dani dan sikap Lee Seung Hee, tapi ia tetap pergi mencari tumbuhan di gunung untuk makan para pasien. Kembali dari gunung, ternyata Yeong Sin sudah membuat sup daging untuk para pasien. Ia mengaku berburu rusa karena tidak ingin para pasien mati kelaparan.

Kesannya heroic banget kan, Yeong Sin? Halah semua bohong.

Pas Seo Bi yang ambil supnya, ada jari dong. Lo bayangin jari manusia! Seo Bi nggak terima dan ngelabrak Yeong Sin yang nggak makan itu sup. Mereka akhirnya ngumpet ke dalam ruangan, nggak mau didengar pasien-pasien yang lahap makan itu sup. Ingat banget kata Seo Bi

"Bagaimana bisa manusia makan manusia?" - Seo Bi

Lalu malam itu, semuanya dimulai. Wabah manusia yang mati dan hidup kembali menjadi monster yang suka makan darah.

Duk duk *closing suara netflix*

Lee Chang dan Moo Young sampai di Jiyulheon, keadaan klinik itu diluar dugaan. Tempat itu terkunci, penuh darah, dengan bambu-bambu runcing menghadap kedalam. Seolah kalaupun penghuni didalam tidak bisa keluar begitupun sebaliknya. Tapi penasaran kan lo? Yaiya itu kan rumah nya Lee Seung Hee juga. Akhirnya dibuka juga itu pintu. Mereka berdua masuk dan menemukan puluhan mayat dibawah gedung klinik itu.

Dipanggilah polisi setempat untuk menginvestigasi. Sementara mayat-mayat itu dipindah ke Dongnae untuk penyelidikan lebih lanjut.

Lee Chang dan Mu Yeong nggak tinggal diam, mereka malah pergi ke salah satu supplier obat yang bisa menyuplai ke Jiyulheon. Dari sini mereka dapat info, kalau Seo Bi, si perawat, pergi ke Frozen Valley buat mencari tanaman yang bisa menghidupkan orang mati. Mereka pergi menyusul Seo Bi. Seketemunya, mereka dijelasin kalau mayat-mayat di Jiyulheon tidak mati melainkan menjadi monster saat malam. Mereka nggak tinggal diam, Mu Yeong dan Seo Bi ke Dongnae sementara Lee Chang kembali ke Jiyulheon untuk mengambil diary Lee Seung Hee yang berisi catatan kesehatan Raja. Sementara penyelidikan terus berlanjut dan diketahui Yeong Sin yang baru kembali dari mencari bambu.

Intinya itu mayat-mayat jadi ada di Dongnae. Seo Bi dan Yeong Sin mengingatkan Cho Beom Pal, kepala daerah Dongnae (dan keturunan klan Cho) untuk memindahkan mayat-mayat itu sebelum bangun lagi. Mereka nggak didengar dan justru malah dipindah ke ruang tahanan. Mu Yeong meninggalkan Dongnae untuk menyusul Lee Chang setelah melihat itu mayat mulai pada bergerak.

Tebak Lee Chang ketemu siapa? Cho Beom Il, pemimpin tentara kerajaan (yang pas di episode 1, diperintahkan untuk menangkap Lee Chang). Disini kalian bisa tebak lah ya yang survive di Jiyulheon siapa. Suprise dikit karena ternyata mayatnya Lee Seung Hee masih ada si Jiyulheon. Lee Chang kabur setelah berhasil menebas kepala Cho Beom Il yang emang sudah jadi zombie (jadi harus dibunuh). Kabur lah pokoknya semua orang-orang termasuk Lee Chang dan Mu Yeong. Mereka berhasil kabur, ya, tentu saja.






Post a Comment

Instagram

Journal and Tea