How to Create Budget for College Student


Halo. Ternyata ini adalah tahun ketiga gue sebagai mahasiswi di sebuah universitas. Nggak nyangka aja pas nulis ini artinya gue sudah memasuki usia 20an. Oddly, weird, but antusias at the same time? Bohong. Nggak kok. Tapi di paragraf basa basi kali ini sebenernya gue mau cerita sesuatu soal…. Keuangan.

A STORY TO TELL


I have my own experience last year, especially back when I just became freshman year. Pertama kali ngekos buat gue yang 18 tahun selalu tinggal di rumah was a huge deal. Gimana nggak, karena serba sendiri. Biasa tinggal makan karena dimasakin mama, ini harus mikir 3 kali sehari mau makan apa. That was my concern, apalagi karena masih mahasiswa baru nih, jadi penasaran. Alias kemana mana semua nya diikutin, tapi yang paling parah sih dulu tiap pulang kuliah ikutan main ke mall sama teman-teman baru, belum lagi ongkos perjalanan, ah sama mau minum aja harus beli air mineral karena nggak mungkin masak air (soalnya bukan dirumah).

Nah, kalo gue sendiri, alhamdulilah dapat uang saku setiap 10 hari sekali. Jadi nggak yang sampai harus bertahan hidup susah susah di akhir bulan. Cuma sedih aja gitu nggak punya kebebasan memilih makanan enak dikala belum dikirimin uang saku. Nggak begitu pelik tapi dari sini belajar kalau semuanya harus diatur.

Apalagi perkara uang saku buat bertahan hidup ini. Berhubung gue dilatih untuk bertahan dengan cara menabung. Gue pun mengatur bagaimana caranya uang gue nggak sampai habis bersih di hari kesepuluh. Gue pakai metode 50:30:20

50 buat kebutuhan
30 buat tabungan
20 buat keinginan

Kenapa yang 30 buat tabungan? Karena gue punya keinginan yang lebih besar, alias kudu nabung kalau mau mewujudkan keinginan tersebut. (read: nonton konser). So here how I do budgeting.

50% UNTUK KEBUTUHAN

Ini biasanya untuk hal-hal wajib seperti makan, pulsa, transportasi, kos, dll. Pokoknya yang wajib terpenuhi, kalau nggak dibayar, hidup lo repot. Misal biaya kos, kalau nggak dibayar tinggal dimana. Makan? Udah pasti! Pulsa dan Transportasi? Perlu banget tapi kalau bisa diakalin dengan wifi atau sarana gratis kampus boleh banget diskip dulu. Personally, prioritas gue itu makan. Cara berhemat versi gue adalah beli lauk aja, nasinya masak sendiri. Ini sangatlah menghemat pengeluaran lo. Beli air galon instead air kemasan literan. Kalau mau lebih irit, masak sendiri. Repot tapi dampak positif nya banyak.

30% UNTUK TABUNGAN

Ini adalah hasil dari mengirit makan tadi, makanya gue bisa menabung 30% uang saku gue selama sebulan. Uangnya biasa gue simpan aja di rekening terpisah khusus tabungan. Tahun kemarin ambis banget dan hasilnya gue berhasil mencapai wishlist gue (read: nonton konser)

20% UNTUK KEINGINAN

You know what I mean, baju dan makeup buat anak kuliahan itu emang penting. Case nya kalau gue ini buat jajan jajan cantik seperti nongkrong di starbucks yang kalau sekali beli minum worth uang saku gue sehari. Hiks, jadi nggak bisa sering-sering.

Post a Comment

WELCOME

My name is Anita, I'm 23 years old and lived in Jakarta, Indonesia. I was graduated from the University of Indonesia in 2016 with a Diploma Degree in Communications. Based on Myers Briggs, I'm one of INFJ character type, which is related, almost everything.

Social Media

ARCHIVE

Journal and Tea