Review Series Thailand: 2gether the Series (2020)

Akhirnya mencoba hal baru lagi, yep first timer banget nonton series Boys Love, Thailand pula. A bit challenging karena awalnya nggak yakin dan nggak biasa banget kan. Ini semua karena kehebohan nya di twitter jadi auto kepo pas lewat timeline gue. So here I am, mau bilang kalau gue berhasil selesai nonton ini.


SYNOPSIS BY ME

Tine tuh bisa dibilang ganteng, anggota cheerleader pula, sudah beberapa kali berpacaran waktu SMA juga. Saat kuliah, ia pun berniat untuk serius menemukan pasangan baru. Sampai suatu hari, Tine dapat surat cinta nih but turns out kalau yang ngirim adalah Green, seorang cowok, dan bilang kalau Green suka sama Tine. Tine awalnya menolak, tapi Green malah berusaha supaya Tine menyukainya. Mulai putus asa, teman-teman Tine menyarankannya untuk mencari pacar palsu, dan muncul lah nama Sarawat, seorang gitaris band yang perform waktu event kampus. Tine nyoba deketin Sarawat buat minta tolong, tapi Sarawat nya gitu deh.


DRAMA REVIEW

Lo udah bisa bayangin kan kemana arahnya? Ceritanya pura-pura pacaran but slow but sure jadi cinta gitu. I mean wah gue udah terlalu fokus sama jenis kelamin keduanya yang cowok, dua dua nya ganteng, tapi berakhir saling menyukai. Duh nggak siap buat ceritain hal berikutnya.

Yep gue awalnya denial gitu beneran sampai nulis ini tuh. Tapi sambil gue coba ingat scene-scene nya tuh, bearable. Aktingnya sih kaku ya, fix kaya ftv indonesia. TAPI GEMES HEY MEREKA COCOK berantem pedekate sampai ngaku they like each other tuh gemesin. Cuma ya karena keduanya cowok aja. Iya gue belum terbiasa.

Tolong dimaklumi kayanya review kali ini kebanyakan isi perasaan gue yang denial but enjoying the series all the time pas nonton. Dari awal mula alasan Tine yang denial kalau dia ditaksir cowok, bertahan pada pendiriannya that he’s straight, terpaksa pura-pura pacaran sama Sarawat buat menghindar dari kejaran Green, eh malah luluh juga dan berakhir jatuh cinta beneran sama Sarawat. Oh my!

Sebenernya sih the whole point nya udah ketata banget lah. Tone nya persis kaya plot lain versi cewek dan cowok, tapi yang ini cowok cowok. At first gue juga ngerasa banget akting nya newbie banget, gue tahu juga Win baru pertama akting. Tapi Sarawat? Bright nya juga awkward kalau kata gue di beberapa scene, kurang ngena gitu. Mungkin briefing nya kurang, but yeah, gemesin gimana dong.

That thrilled feeling habis nonton Boys Love story ternyata beda sama kalau lo nonton drama atau series lain yang straight pasangannya. Karena pertama banget juga kali ya gue makanya heboh begini. Nggak kalah bikin heboh soalnya Win sama Bright dimata gue dua duanya ganteng jadi gagal fokus sama cerita dan aktingnya. Alias karisma mereka menutupi kekurangan yang sebenernya ada jadi dimaklumi lah ya.

Ah dan jangan lupa, pasangan nya nggak mereka doang, hampir lupa kan tuh. Ada sahabat nya Sarawat, Man sama kakaknya Tine, Type. Ada juga love story adiknya Sarawat, Phukong yang naksir Mil, tapi Mil sukanya sama Tine, makanya berantem mulu dia sama Sarawat. Their POV juga lawak dan seru soalnya ada aja ide takdir mempertemukan orang-orang ini dan dibalut menjadi another side story.

Sekian post credit (instead of review) luapan perasaan setelah selesai menghabiskan series ini.

Ps: ada lanjutan series nya judulnya “Still Together” dan kayanya bakal gue tonton juga deh.

DETAILS

Title: 2gether the Series
Episodes: 13 Episode
Country: Thailand
Available on: Netflix
Rating: 15+
Star Review by me: ★★★★

Post a Comment

ABOUT

My name is Anita, I'm 23 years old and lived in Jakarta, Indonesia. Based on Myers Briggs, I'm one of INFJ character type, which is related, almost everything.

SEARCH

ARCHIVE

Journal and Tea