Review Series Thailand: My Forever Sunshine (2020)


Mungkin gue nggak akan tahu ini drama kalau bukan karena pemainnya. Nggak deng, gue dapat informasi pertama drama ini tuh dari salah satu following gue di instagram. Gue kebetulan lagi cari drama bertema benci jadi cinta yang klise banget (mengingat drama korea tahun ini lagi gloomy parah). Lalu bertemulah judul ini “My Forever Sunshine”. Please note gue jadi naksir pemeran utama nya aka Mark Prin, kok dia menggemaskan.

Oh iya, kalau kamu cari drama bertema rom-com, benci jadi cinta, klise yang bakal happy ending alias ketebak banget. Ini sih rekomen!


SYNOPSIS

Intro nya lumayan warm story gitu, pertemuan awal Paeng dan Artit tuh sebatas hubungan kakak adik aja karena hubungan kedua ayahnya sebagai sahabat. Turns out, Paeng tiba-tiba hidupnya tragis gitu, orang tua nya meninggal dan mau nggak mau harus tinggal di rumah Artit. Masalahnya adalah…… Banyak deh, kalau dijabarin nggak asik.

Anyway, Artit ini tadinya sayang dan welcome gitu sama Paeng, tapi karena Paeng masih bocah dan labil banget, ketambahan insiden beberapa kali, bikin Artit (and his supporter) benci sama Paeng. Klimaks nya pas ada deh kejadian yang bikin Paeng berubah 180 derajat dan pindah dari rumah Artit. Bertahun tahun kemudian, Paeng balik ke rumah Artit dengan misi rahasia (SPY kali). Tapi ya gitu, masalahnya bencinya Artit and his supporter belum kelar. Ini bagian lawaknya karena ada yang pro dan kontra, yang kontra nya drama banget sih.


SERIES REVIEW

Keliatan ya kalau dari sinopsis nya udah berbumbu benci jadi cinta banget. Gue nggak tahu karakter orang thailand itu pendendam banget apa gimana, tapi beberapa kali nonton series nya ini nggak jauh dari revenge. Nah series ini juga gitu, cuma nggak jadi jahat aja pemeran utama nya, melainkan jadi cinta. HAHA. Sayangnya, chemistry karakter utama nya kurang lovable gitu, mungkin awkward juga kali ya masa berantem mulu tiba-tiba bilang sayang. Halah

Awalnya udah seru nih kan yang anak perempuan tunggal mau punya abang-abangan. Abangnya pintar dan ganteng kaya Artit pula. Tapi gue tahu kok Paeng itu naksir ala anak sekolah aja. Nah belum lagi orang tua nya meninggal yang dadakan gitu, otomatis fakir kasih sayang lah. Berakhir jadinya Artit risih, mana waktu itu dia naksir cewek lain. Nggak mau banget disalah pahamin si Artit ini.

Jujur gue terbawa emosi karena geregetan banget sama kelakuan Artit yang semena-mena ke Paeng, include pas udah mulai semi-semi naksir gitu. Nggak tahu deh semi toxic apa nggak, soalnya Artit agak posesif sama Paeng ini apalagi pas ada karakter ketiga diantara mereka. Astaga, gue capek, tapi dilanjutin sih sampai episode terakhir.

Karakter ketiga ini ternyata juga punya misi misterius, namanya orang ketiga ya, kesannya berniat jahat banget. Dia mulai muncul tuh di pertengahan episode, jadi can you imagine apa sebenarnya peran orang ketiga tersebut. Mana hobinya muncul nggak diundang gitu.

19 episode series ini lumayan terasa panjang, apalagi durasi per episode nya bisa 90 menit sendiri. Kalau nggak sabar boleh banget speed nya dicepetin kaya gue. Karena series ini juga, gue jadi ngikutin Mark Prin sementara di instagram. Menamatkan seriesnya berjudul “My Husband in Law” yang temanya benci jadi cinta juga.

Beberapa alasan meyakinkan kamu harus nonton series ini:
  • Komedinya ngena, apalagi kalau adegan Artit diam diam jealous gitu, lol.
  • Pemerannya tjakep, gue belum tahu Mark Prin banget. Tapi kamu kemungkinan tahu pemeran utamanya, itu Kao, yang main di Hormones, atau film The Swimmers, dia juga main disitu.
  • Ada sentuhan mystery nya gitu, ini berkaitan sama meninggalnya orang tua Paeng.
  • There’s another love story dari support characternya, jadi fokusnya nggak melulu ke Artit-Paeng.
  • Cerita romancenya berkembang seiring episode bertambah, klimaks nya tentu saja ketika harus jujur pada diri sendiri “iya kayanya gue suka sama doi deh”, gitu.
Apalagi ya, any idea?

DETAILS

Title: My Forever Sunshine
Episode: 19
Country: Thailand
Available on: weTV Indonesia
Rating: 15+
Star Review by me: ★★★★


Post a Comment

ABOUT

My name is Anita, I'm 23 years old and lived in Jakarta, Indonesia. Based on Myers Briggs, I'm one of INFJ character type, which is related, almost everything.

SEARCH

ARCHIVE

Journal and Tea